Berita Terkini – Keuntungan Twitter Naik 3 Kali Lipat

Berita Terkini - Keuntungan Twitter Naik 3 Kali Lipat

Viralnewsclub – Twitter mencatatkan keuntungan pada kuartal pertama tahun ini mencapai US$191 juta atau sekitar Rp2,67 triliun, naik tiga kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu US$61 juta. Sementara pendapatan hanya meningkat 18 persen menjadi US$787 juta.

Seorang sumber dekat Pitt mengatakan kepada People bahwa aktor Ocean’s Eleven tersebut bahagia karena kini bisa fokus mengurus dirinya sendiri dan anak-anaknya.

“Pitt tampak bahagia bisa fokus kepada dirinya dan anak-anak. Keduanya [Pitt dan Jolie] tampak semakin baik,” kata sumber tersebut.

“Jelas kini dramanya berkurang,” kata si sumber.

Sejak bersama pada 2006 dan menikah pada 2014, keduanya memiliki enam anak. Mereka adalah Maddox yang berusia 17, Pax berusia 15, Zahara berusia 14, Shiloh berusia 12, dan si kembar Vivienne dan Knox yang berusia 10 tahun.

Berita Terkini – Keuntungan Twitter Naik 3 Kali Lipat

“Kedua orang tua fokus pada apa yang terbaik bagi anak-anak,” kata sumber lain kepada People.

Di sisi lain, Angelina Jolie juga dikabarkan amat lega dengan perpisahan yang resmi disahkan pengadilan tersebut. Ia dikatakan siap menyambut level baru kehidupannya dan ‘memulihkan’ kesehatan mental keluarga.

Jolie mengajukan perpisahan dari Pitt pada September 2016, setelah dua tahun pernikahan dan menjadi pasangan selama satu dekade lebih. Perebutan hak asuh anak menjadi topik utama pasangan ini.

Perebutan ini sempat berlangsung sengit, dengan tambahan drama seperti Pitt yang sempat diusut karena dugaan kekerasan pada anak di 2016, juga ketika aktor ‘Fight Club’ itu meminta lebih banyak waktu bersama anak-anaknya.

Pitt juga sempat memprotes tindakan Jolie yang dianggapnya seolah sengaja mempublikasikan perpisahan mereka. Namun pada November 2018, Jolie dan Pitt setuju membuat perjanjian baru soal pembagian hak asuh anak.

CEO Twitter Jack Dorsey menyebut Twitter telah mendapat manfaat dari gerakan menutup kontenk kasar dan tidak otentik yang telah merusak reputasi mereka selama ini.

“Kami mengambil pendekatan yang lebih proaktif untuk mengurangi penyalahgunaan dan dampaknya di Twitter,” ujar CEO Twitter Jack Dorsey dikutip dari AFP, Selasa (23/4).

BACA JUGA : Brad Pitt Disebut Bahagia Resmi Berstatus Duda

Seperti halnya Facebook, Twitter telah berada di bawah tekanan terkait masalah privasi dan pengaruh aktivitas politik pada layanannya. Twitter telah bekerja sama menghapus ribuan akun spam dan mencurigakan yang disebut membuat jumlah pengguna bulanannya menurun pada kuartal terakhir.

Pada pengiklan yang menjadi sumber pemasukan utama Twitter menyambut baik langkat tersebut. Namun, perusahaan hingga kini masih bergulat pada prospek regulasi di AS dan luar negeri, serta dugaan bahwa pembersihan yang dilakukan oleh Twitter merupakan upaya sensor.

Dikutip dari Reuters, Twitter juga beberapa kali mendapat kritik dari Presiden AS Donald Trump. Kendati demikian, Trump tercatat sebagai pengguna aktif media sosial tersebut dengan pengikut mencapai hampir 60 juta.

“Hal terbaik yang pernah terjadi pada Twitter adalah Donald Trump,” tulis Trump pada akun Twitternya.

Trump mengkritik Twitter tidak memperlakukannya dengan baik sebagai seorang Republikan. Ia juga menyebut Twitter diskirimatif dan menghalangi banyak orang untuk mendaftar.

Share :